Senin, 09 Maret 2015

mIKROSKOP

Mikroskop merupakan alat optik yang berfungsi untuk melihat benda-benda kecil (mikro) seperti bakteri, penampang sel, dan sejenisnya. Pertama kali mikroskop dibuat oleh seorang ilmuwan Belanda, Antoni van Leeuwenhoek (1632 – 1723), yang terdiri dari gabungan dua buah lensa cembung. Dengan menggunakan mikroskop sederhana bisa dihasilkan pembesaran bayangan hingga kira-kira 300 kali lebih besar dari bendanya.
Mikroskop gabungan, seperti teleskop, memiliki lensa obyektif dan okuler. Gambar 3. Rancangannya berbeda dari teleskop karean mikroskop digunakan untuk melihat benda yang sangat dekat, sehingga jarak benda sangat kecil. Benda diletakkan di luar titik focus obyektif seperti pada Gambar 3a. Bayangan l1 yang dibentuk oleh lensa obyektif bersiat nyata, cukup jauh dari lensa, dan sangat diperbesar. Bayangan ini diperbesar oleh okuler menjadi bayangan maya yang sangat besar l2, yang terlihat oleh mata dan dibalik.
Perbesaran total mikroskop merupakan kali perbesaran yang dihasilkan olehkedua lensa. Bayangan l1 yang dibentuk oleh obyektif adalah sebesar faktor mo lebih besar dari benda itu sendiri. Dari Gambar 3a dan Persamaan dibawah ini untuk perbesaran lateral lensa sederhana, kita dapatkan
di mana d0 dan df adalah jarak benda dan bayangan untuk lensa obyektif. L adalah jarak antara lensa (sama dengan panjang tabung), dan kita abaikan tanda minus pada Persamaan 23-9 yang hanya memberitahu kita bahwa bayangan terbalik. Okuler berkerja seperti pembesar sederhana.Jika kita anggap bahwa mata rileks, perbesaran anguler Me adalah
di mana titik dekan N = 25 cm untuk mata normal. Karena okuler memperbesar bayangan yang dibentuk oleh obyektif, perbesaran anguler total M adalah hasil kasli perbesaran lateral lens obyektif, mo, dikalikan perbesaran anguler, Me, dari lensa okuler.
Pendekatan ini, Persamaan diatas akurat jika fe dan fo kecil dibandingkan dengan l, sehingga l-fe = l dan do = fo (Gamabr 3). Ini merupakan pendekatan yang baik untuk perbesaran besar, karena didapatkan jika fo lensa fe sangat kecil (ada di peyebut pada Persamaan diatas). Untuk membuat lensa dengan panjang focus yang sangat pendek, yang paling baik dilakukan untuk obyektif, lensa gabungan yang melibatkan beberapa elemen harus digunakan untuk menghindari aberasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar